HIP #2 Jangan Hanya Salahkan Koruptor!

 

Indonesia merupakan salah satu negara terkorup di dunia. Transparency International (TI) telah melansir Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perception Index – CPI) tahun 2013. CPI dinyatakan dalam angka 0 paling korup sampai 100 paling bersih. CPI Indonesia tahun 2013 tidak berubah dari tahun sebelumnya yaitu 32. Tahun lalu pun tercatat, Indonesia menjadi peringkat 114 dari 177 negara terkorup (website TI, 03/12/2013). Pengamat politik Eep Saefullah menyatakan, penangkapan Ratu Atut Chosiyah menandainya menjadi penangkapan ke-311 kepala daerah bermasalah dari keseluruhan 533 kepala daerah yang dipilih secara demokratis.

Mengapa kasus korupsi di negara ini tidak kunjung selesai. Bahkan keberadaan KPK sekalipun bukannya mengurangi malah menambah terbukanya kasus demi kasus baru. Pernyataan, “gantung di monas”, “potong jari koruptor”, “miskinkan koruptor” yang muncul dari kalangan pejabat menunjukkan seolah-olah kesalahan pada problematika korupsi di Indonesia semata-mata ada pada koruptor itu sendiri. Pun ini diamini oleh masyarakat kita. Solusi pada korupsi biasanya berhenti pada mempersalahkan para pelakunya. Apakah ini merupakan sikap yang benar? Tidakkah kita melihat ada sesuatu yang lebih besar yang meniscayakan budaya korupsi itu tetap langgeng?

Hadirilah Halqoh Islam dan Peradaban HIP #2 HTI DPC Sewon dengan Tema:
JANGAN HANYA SALAHKAN KORUPTOR
Di Masjid Al-Muhtar Kampus ISI Yogyakarta
Jl.Parangtritis km.6,5 Sewon Bantul
Ahad, 26 Januari 2014 pukul 19.30-22.00

Pembicara:
Ust.Tindyo Prasetyo (Pengasuh Ponpes Panatagama)
Ust.Titok Priastomo (Pengajar Ma’had Hamfara, aktivis HTI)

Gratis!

Cp: Fadhli 0857 2977 9485
Latif 0857 4332 8396

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn StumbleUpon Email