Inilah Penyebab Rahmat Islam Tak Terwujud

 

Di perhelatan Muktamar Tokoh Umat Yogyakarta, Ahad (24/4), anggota DPD HTI Yogyakarta Yudha Pedyanto memaparkan fakta yang menyebabkan Indonesia tidak merasakan rahmat sebagaimana mestinya meskipun penduduknya mayoritas Muslim.

"Kerahmatan Islam tidak akan terwujud jika Islam hanya diambil sebagai simbol, slogan, dan asesoris belaka. Tapi rahmat itu juga tidak akan ada jika yang kita ambil dari Islam hanya ajaran spiritual dan ritualnya saja, sementara ajaran politiknya kita tinggalkan. Terlebih pada saat yang sama, kita mengambil sistem politik dari Kapitalisme maupun Sosialisme, yang nota bene bertentangan dengan Islam,"  tegasnya di hadapan 1000 peserta yang memadati Balai Shinta Mandala Bhakti Wanitatama, Yogyakarta.

Karena itu, lanjut Pedyanto ketika Islam benar-benar pernah diterapkan selama 14 abad di seluruh dunia; yang pernah memimpin umat manusia, dari Barat hingga Timur, Utara hingga Selatan. Di bawah naungannya, dunia pun aman, damai dan sentosa, dipenuhi keadilan. Muslim, Kristen, Yahudi dan penganut agama lain pun bisa hidup berdampingan dengan aman dan damai selama berabad-abad lamanya.

"Inilah Islam yang dirindukan oleh umat manusia untuk kembali memimpin dunia; membebaskan umat manusia dari perbudakan dan penjajahan oleh sesama manusia; serta menebarkan kebaikan, keadilan dan kemakmuran di seluruh penjuru dunia. Itulah Islam yang hidup sebagai peradaban di tengah umat manusia, diterapkan, dipertahankan dan diemban oleh umat manusia di bawah naungan Khilafah Rasyidah," pungkasnya.[] maktab i'lamiy jogja

Facebook Twitter Google Reddit LinkedIn Email